KATA
PENGANTAR
Puji syukur kami
panjatkan kehadirat Allah S.W.T karena berkat rahmat dan hidayah-Nya lah
penulis dapat menyelesaikan pengetikan dan penulisan makalah ini. Dan kami
ucapkan terima kasih kepada Ibuk Ratna Dewi, S.sT yang telah memberi kami tugas
dalam rangka syarat untuk tambahan nilai
harian sehingga kami dapat menyelesaikan makalah kami ini.
Sejalan dengan izin
Allah S.W.T sipenulis dapat menyelesaikan makalah yang berisi tentang “ GUMOH
“.
Penulis menyadari
bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangannya, untuk itu kami
selaku penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun
sebagai penyempurnaan lebih lanjut dari makalah kami ini.
Demikianlah semoga Allah
S.W.T meridhoi usaha dan mencapai hasil yang memuaskan seperti yang di
harapkan.
Lubuk
Alung, 15 September 2013
Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR........................................................................................................... i
DAFTAR ISI....................................................................................................................... ii
BAB I
PENDAHULUAN ............................................................................................................... iii
1.1.
Latar
belakamg.......................................................................................................... iii
1.2.
Rumusan
masalah.................................................................................................... iii
1.3.
Tujuan....................................................................................................................... iii
BAB II
GUMOH 1
2.1. Pengertian GUMOH................................................................................................. 1
2.2. Etiologi................................................................................................................... 1
2.3. Patofisiologi .......................................................................................................... 1
2.4. Penatalaksanaan..................................................................................................... 1
2.5. Perbedaan Gumoh dan Muntah............................................................................... 2
BAB III
PENUTUP 4
DAFTAR PUSTAKA........................................................................................................... 5
POWER POINT MAKALAH GUMOH................................................................................... 6
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan
masyarakat. Dan dalam upaya untuk mengurangi AKA dan AKI maka ada bebepara
aspek yang harus kita perhatikan dalam hal ini, yaitu mengenai tentang GUMOH.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas dapat dibuat suatu rumusan masalah yaitu:
1. Apa
definisi GUMOH
2. Apa
yang dimaksud dengan GUMOH
3. Apa
penyebab terjadinya permasalah GUMOH
4. Apa
rencana untuk penatalaksaan dari GUMOH
1.3 Tujuan
Tujuan dari peyusunan makalah ini adalah untuk:
1. Mengetahui
definisi dari GUMOH
2. Mengetahui
permasalahan kesehatan GUMOH
3. Mengetahui
penyebab terjadinya permasalahan GUMOH
BAB
II
GUMOH
2.1. PENGERTIAN GUMOH
Gumoh adalah keluarnya kembali sebagian kecil isi
lambung setelah beberapa saat setelah makanan masuk kedalam lambung.
Muntah susu adalah
hal yang, terutama pada bayi yang mendapatkan ASI. Gumoh biasa nya terjadi
karena bayi menelan udara pada saat menyusu.
2.2. ETIOLOGI
Penyebab terjadinya gumoh adalah sebagai berikut:
1. bayi sudah merasa kenyang
2. posisi salah saat menyusui
3. posisi botol yang salah
4. tergesa-gesa saat menyusui
5. kegagalan dalam mengeluarkan
udara yang tertelan
2.3. PATOFISIOLOGI
pada keadaan gumoh, biasanya lambung sudah dalam
keadaan terisi penuh, sehingga terkadang gumoh bercampur dengan air liur yang
mengalir kembali keatas dan kelur melalui mulut pada sudut-sudut bibir. Hal tersebut disebabkan karena
otot katup di ujung lambung tidak bisa bekerja dengan baik. Keadaan ini dapat
juga terjadi pada orang dewasa dan anak-anak yang yang lebih besar. Kebanyakan
gumoh terjadi pada bayi di bulan-bulan pertama kehidupan.
2..4. PENATALAKSANAAN
2.5. PERBEDAAN GUMOH DAN MUNTAH
Gumoh
v Dari cara keluar
Mengalir biasa dari mulut
Tidak disertai kontraksi otot
perut.
v Tidak disertai
kontraksi pada pada dinding lambung
v Dari volume
cairan/makanan yang dimuntahkan
Cairan yang dikeluarkan jumlahnya sedikit ,
kurang dari 10 cc.Berupa ASI yang sudah ditelan si kecil
v Arti.
Proses alami dan wajar untuk mengeluarkan udara yang
tertelan bayi saat minum ASI.
v Terjadi pada bayi
yang berusia 0 sampai 6 bulan dan akan hilang dengan sendirinya
v Dalam kondisi
normal, gumoh bisa dialami bayi antara 1 - 4 kali sehari.
v Gumoh terjadi secara
pasif atau terjadi secara spontan
v Gumoh tidak
bercampur darah dan tidak susah makan atau minum
Muntah
v Menyembur seperti disemprotkan dari dalam perut
v Disertai kontraksi otot perut. Kadang kala juga keluar
dari lubang hidung.
v Dari volume cairan/makanan yang dimuntahkan
v Cairan yang
dikeluarkan jumlahnya banyak lebih dari 10 cc. Berupa ASI atau susu
formula dan makanan jika si kecil berusia di atas 6 bulan
v Arti
Bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan atau
gangguan fungsi pada organ pencernaan bayi
v Tidak terjadi pada bayi baru lahir. Tapi bisa terjadi
pada bayi berumur 2 bulan
dan dapat berlangsung sepanjang usia
v Muntah bisa di sertai dengan bercak darah.
BAB
III
PENUTUP
Demikianlah makalah ini kami buat dengan sebaik – baik
nya jika terjadi keselahan dalam penulisan kami mohon maaf kritik dan saran
sangat kami butuh kan untuk kesempurnaan makalah kami.
DAFTAR PUSTAKA
http://vhelmydp.blogspot.com./
Tidak ada komentar:
Posting Komentar